PostingIlmu - Di era globalisasi ini, gadget sudah tidak menjadi barang mahal lagi, hampir semua orang, baik muda atau tua, pria atau wanita sudah menggunakan gadget untuk kepentingan sehari-harinya.
Hal tersebut dapat kita lihat ketika seseorang sakit. Lazimnya, orang terdekat akan bersilaturrahmi atau menjenguk pada situasi tersebut. Namun di era ini, silaturrahmi tersebut telah tergantikan dengan media sosial, dimana tidak jarang seseorang akan memberikan ucapan semangat agar cepat sembuh melalui pesan singkat.
Pada dasarnya, interaksi ketika bertatap muka, seperti senyuman atau bahkan sentuhan dapat meningkatkan semangat orang yang sakit, sehingga dapat mempercepat penyembuhannya.
Contoh yang lain ialah ketika bepergian atau berkumpul dengan kerabat. Sebaiknya kurangi penggunaan gadget, manfaatkanlah waktu tersebut untuk berinteraksi sosial secara langsung.
Interaksi sosial secara langsung mampu meningkatkan kepekaan dan kepedulian seseorang terhadap lingkungan di sekelilingnya. Disarankan untuk keluarga, baik bapak atau ibu, senantiasa memberikan pendidikan dalam membangun komunikasi yang baik dengan sesamanya.
Psikilog Dra A Kasandra Putranto menuturkan, perkembangan teknologi
memiliki efek positif dan negatif dalam kehidupan manusia. Efek
positifnya dapat dilihat ketika manusia mampu berkomunikasi dengan mudah
menggunakan gadget. Dengan demikian informasi dapat diakses dengan
cepat. Sedangkan salah satu efek negatifnya yaitu interaksi sosial
manusia ketika bertatap muka menjadi menurun.
"Lemahnya interaksi sosial secara langsung membuat orang-orang lupa memberikan kehangatan dan cinta, terutama ketika ada yang sakit," ucap Kasandra pada acara Media Gathering OBH Combi di Jakarta, Selasa (29/9/2015).
"Lemahnya interaksi sosial secara langsung membuat orang-orang lupa memberikan kehangatan dan cinta, terutama ketika ada yang sakit," ucap Kasandra pada acara Media Gathering OBH Combi di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

No comments:
Post a Comment